
Menjaga martabat ikhtiar anak berarti menghormati setiap usaha halal yang ia jalani, meski tampak kecil dan belum membawa hasil besar. Orang tua tidak dituntut membandingkan rezeki anak dengan orang lain, melainkan menguatkan hatinya agar tetap jujur, sabar, dan tidak minder dalam perjuangan. Ikhtiar lahir dilakukan dengan mendukung sebisanya dan menjaga kejujuran usaha, sementara ikhtiar batin dijalani dengan doa yang tulus, tanpa keluhan dan tanpa tekanan. Karena dalam pandangan iman, rezeki bukan soal cepat atau lambat, tetapi tentang keberkahan—dan Allah tidak pernah menyia-nyiakan usaha yang dijaga martabatnya.
Tinggalkan Balasan